SELAMAT DATANG DIBLOG BANG MI'ING TERIMAKASIH JANGAN LUPA KOMENTARNYA

Diabetes Melitus

Sabtu, 16 Oktober 2010

DIABETES MELITUS dan KOMPLIKASINYA











Penyakit Diabetes Melitus (DM) saat ini sudah menjadi masalah kesehatan yang cukup besar di Indonesia.Dari berbagai penelitian epidemiologi didapatkan prevalensi penderita sekitar 1,5% - 2,3% pada penduduk diatas usia 15 tahun.

Berdasarkan data medical check-up semester pertama tahun 2007,didapatkan karyawan yang kencing manis mencapai 2,7%.

Diabetes mellitus (DM) adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa (gula sederhana) didalam darah menjadi tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara ade-kuat.

Insulin adalah hormon yang dilepaskan oleh pancreas,merupakan zat utama yang bertanggung jawab kadar gula dalam darah yang tepat.

Insulin menyebabkan gula berpindah kedalam sel sehimgga menghasilkan energi atau disimpan sebagai cadangan energi

Diabetes terjadi jika tubuh tidak menghasilkan insulin yang cukup utuk mempertahankan kadar guladarah yang normal atau jika kualitas insulin yang dihasilkan tidak bagus sehingga sel memberikan respon yang tepat terhadap insulin.

Diabetes Melitus dibagi dua,pertama Diabetes Melitus type I (diabetes yang tergantung pada insulin) dan yang kedua Diabetes Melitus type II (diabetes yang tidak tergantung kepada insulin).

Pada type I,pancreas sedikit menghasilkan insulin atau sama sekali tidak menghasilkan insulin.Pada type ini,90% sel penghasil insulin (sel beta) mengalami kerusakan permanent.Terjadi kekurangan insulin yang berat dan sipenderita harus mendapatkan suntikan insulin secara teratur.Sebagian kasus terjadi sebelum usia 30 tahun melibatkan kecenderungan genetic,serta dipercaya factor lingkungan yang mnyebabkan system kekebalan menghancurkan sel penghasil insulin di pancreas.

Sedangkan type II,pancreas tetap menghasilkan insulin,kadang kadarnya lebih tinggi dari normal.tetapi tubuh membentuk kekebalan terhadap efeknya,sehingga terjadi kekurangan insulin relative.Sebagian besar terjadi diatas usia 30 tahuin.Kasus ini cenderung karena keturunan,disamping karena factor resiko lainya seperti kegemukan kadarkortikosteroid yang tinggi,kehamilan (diabe-tes gestasional),obat-oabatan serta racun yang mempengaruhi pembentukan atau efek dari insulin.
Lama-lama peningkatan kadar gula darah bisa merusak pembuluh darah,syaraf dan struktur internal lainnya.

Terbentuk zat komlek yang terdiri dari gula didalam pembuluh darah menebal dan mengalami kebocoran.Akibat penebalan ini maka aliran darah akan berkurang,terutama yang menuju ke kulit dan saraf.
Kadar gula darah yang tidak terkontrol juga cenderung mnyebabkan kadar zat berlemak dalam darah meningkat,sehingga mempercepat terjadinya aterosklerosis (penimbunan plak didalam pembuluh darah).Aterokkloresis ini 2 – 6 kali lebih sering terjadi pada penderita diabetes.Sirkulasi yang jelek melalui pembuluh darah besar dan kecil bisa melukai jantung,otak,tungkai mata,ginjal,saraf dan kulit yang memperlambat penyembuhan luka.

Karena hal tersebut diatas maka penderita diabetes akan mengalami berbagai komplikasi jangka panjang yang serius.Komplikasi yang tersering berupa serangan jantung dan stroke.
Kerusakan pembuluh darah mata bisa menyebabkan gangguan penglihatan (retinopati diabetikum).Kelainan fungsi ginjal akan menyebabkan gagal ginjal sehingga penderita harus menjalani dialisa.
Gangguan pada saraf dapat bermanifestasi dalam beberapa bentuk ;
• Kelamahan pada lengan atau tungkai secara tiba-tiba.
• Kesemutan atau nyeri seperti rasa terbakar dan kelemahan lengan dan tungkai.
• Gangguan sensitifitas pada kulit terhadap perubahan tekanan dan suhu.
• Ulkus (borok) dan semua penyembuhan luka berjalan lambat oleh karena gangguan aliran darah sampai infeksi yang mengakibatkan tindakan amputasi.

Penelitian terakhir menunjukan bahwa komplikasi diabetes dapat dicegah,ditunda atau diperlambat dengan mengontrol kadar gula darah.Kontrol gula darah dapat dilakukan dengan pola hidup sehat.Mengatur pola makan dengan diet rendah karbohidrat,mengurangi asupan gula,berolahraga secara rutin,teratur dan berkelanjutan.
Mudah-mudahan bermanfaat dan jangan lupa komentarnya.

0 komentar:

Posting Komentar

PARA SAHABAT

About This Blog

  © Blogger template Brownium by Bang mi'ing punya Jan 2010

Back to TOP